Portal Pantura – Tongkat komando Batalyon Infanteri 400/Banteng Raiders resmi berpindah tangan. Letkol Inf Dendi Nurwidiyansyah, S.E., M.Tr.Mil., menggantikan Letkol Inf Gunawan Nurbathin sebagai Komandan Yonif 400/BR dalam upacara serah terima jabatan yang digelar di Markas Yonif 400/BR, Senin (15/6/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., disaksikan jajaran pejabat tinggi Kodam IV/Diponegoro.
Regenerasi Kepemimpinan Banteng Raiders
Pangdam menegaskan, pergantian komandan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan untuk menjaga kesinambungan pembinaan satuan sekaligus menyiapkan pemimpin-pemimpin terbaik TNI AD ke depan.
Di hadapan para prajurit, Pangdam menyebut semangat sebagai identitas utama satuan yang profesional.
“Semangat yang terpancar dalam setiap gerakan prajurit menunjukkan kesiapan, kebanggaan, dan kehormatan dalam mengemban tugas negara,” tegasnya.
Apresiasi untuk Komandan Lama
Pangdam memberikan apresiasi tinggi kepada Letkol Inf Gunawan Nurbathin atas pengabdiannya memimpin Yonif 400/BR. Ia dinilai berhasil membawa satuan melaksanakan tugas operasi, baik di home base maupun di daerah operasi — pengalaman yang tidak dimiliki setiap komandan batalyon.
Selama masa kepemimpinannya, tidak ada satu pun laporan atau persoalan yang mencoreng nama Yonif 400/BR hingga ke meja Pangdam. Hal itu, menurut Achiruddin, merupakan warisan positif yang wajib dijaga.
Pesan untuk Komandan Baru
Kepada Letkol Inf Dendi Nurwidiyansyah, Pangdam menyampaikan pesan sekaligus tantangan. Komandan baru harus mampu melanjutkan capaian pendahulunya sekaligus menghadirkan terobosan untuk membawa Yonif 400/BR semakin maju.
Danyon Harus Dekat dengan Prajurit
Pangdam mengingatkan, seorang komandan batalyon harus hadir di tengah prajurit — menjadi bapak, kakak, guru, sekaligus sahabat bagi anggotanya. Kedekatan itulah yang melahirkan soliditas dan kekuatan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
“Tugas operasi adalah kehormatan dan kepercayaan dari pimpinan yang harus dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya,” ujar Pangdam.
Yonif 400/BR: Tulang Punggung Kodam IV/Diponegoro
Sebagai batalyon andalan sekaligus tulang punggung Kodam IV/Diponegoro, Yonif 400/BR disebut memiliki sejarah panjang dan nama besar yang harus terus dijaga. Pangdam menegaskan, satuan ini harus tetap tangguh, profesional, dan siap menjalankan setiap penugasan.
Ia menitipkan harapan besar kepada komandan baru.
“Batalyon 400/Banteng Raiders harus lebih maju, lebih profesional, dan lebih sejahtera lagi di bawah pimpinan Letkol Inf Dendi Nurwidiyansyah,” tegasnya.
Pejabat Tinggi Hadiri Sertijab
Sejumlah pejabat tinggi Kodam IV/Diponegoro turut hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Kasdam Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Abdul Hanis, serta Danrindam IV/Diponegoro Brigjen TNI Hindratno Devidanto.
Hadir pula para Danrem, Asisten Kasdam, Kabalakdam, Dansat jajaran, dan Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin.***

