“Setiap laga kami siapkan hadiah menarik. Bahkan saat final nanti ada grandprize berupa satu ekor kambing untuk penonton yang beruntung,” ungkap Sigit.
Ia juga mengajak masyarakat Bumiayu dan sekitarnya untuk terus mendukung jalannya turnamen. “Jangan lewatkan pertandingan-pertandingan berikutnya di Lapangan Watujaran. Semakin dekat ke final, suasana pasti semakin seru,” tambahnya.
Ajang Silaturahmi dan Hiburan Warga
Watujaran Cup 3 2025 bukan sekadar turnamen sepak bola. Ajang ini juga menjadi media silaturahmi antarwarga desa, sekaligus sarana hiburan murah meriah bagi masyarakat.
Dengan format open turnamen, peserta berasal dari berbagai tim lokal maupun luar daerah. Persaingan sengit di setiap laga membuat penonton selalu memenuhi tribun lapangan.
Kemenangan Porsigal atas Sawunggaling menjadi bukti betapa ketatnya kompetisi tahun ini. Hanya tim dengan mental juara dan kekompakan tinggi yang mampu bertahan hingga akhir.
Turnamen masih menyisakan beberapa laga penentuan. Publik tentu menantikan siapa yang akan melangkah ke final dan meraih gelar juara Watujaran Cup 3 2025.***
Tim Redaksi
