Pada April 2017, Yamaha memperkenalkan Vixion bermesin 150 cc dengan harga Rp26 juta on the road Jakarta. Vixion R kemudian bersaing ketat dengan Honda CB150R dan Suzuki GSX-S150.
Alasan Penghentian Produksi
YIMM mengambil keputusan ini karena beberapa faktor utama:
Pergeseran tren pasar menjadi alasan utama. Minat konsumen terhadap naked sport 150 cc berperforma tinggi mengalami penurunan.
Yamaha kini fokus pada model yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Strategi ini sejalan dengan dinamika industri otomotif Indonesia.
Varian Yamaha yang Masih Bertahan
Meski Vixion R dihentikan, Yamaha masih memiliki lineup motor sport yang kuat:
- Vixion standar (150 cc) untuk penggunaan harian
- XSR series untuk segmen retro modern
- R-series untuk performa tinggi
- WR-series untuk adventure
Vixion standar tetap diproduksi karena dianggap masih relevan untuk kebutuhan berkendara sehari-hari dengan harga terjangkau.
Warisan Vixion R
Vixion R meninggalkan jejak kuat sebagai salah satu naked bike favorit di Indonesia. Desain deltabox dan performa mesinnya menjadi daya tarik utama.
Motor ini sempat menjadi pilihan premium di seri Vixion. Kombinasi teknologi VVA, tenaga responsif, dan handling stabil membuatnya digemari komunitas motor sport.
Penghentian produksi Vixion R menandai perubahan strategi Yamaha dalam menghadapi dinamika pasar motor Indonesia. Konsumen yang tertarik dengan Vixion R harus segera berburu unit sisa stok sebelum benar-benar habis dari pasaran.***

