Emisi gas buang juga lebih ramah lingkungan. Mesin lebih mudah dihidupkan saat cuaca ekstrem.
3. Kenyamanan Maksimal untuk Berkendara Harian
Suspensi belakang yang bisa disetel dalam 4 tingkat kekerasan memungkinkan penyesuaian sesuai beban. Jok dengan ketinggian 785 mm memberikan posisi berkendara yang nyaman.
Lengan tunggal di depan efektif meredam getaran jalanan. Cocok untuk mobilitas harian di perkotaan.
4. Lincah Bermanuver di Jalanan Padat
Bobot sekitar 110 kg (dry weight) membuat skutik ini mudah dikendalikan. Dimensi yang kompak memudahkan manuver di kemacetan.
Kombinasi ban 110/70-11 depan dan 120/70-10 belakang memberikan stabilitas saat menikung. Wheelbase 1.280 mm mendukung handling yang responsif.
5. Sistem Pengereman Lebih Pakem
Rem cakram depan 200 mm memberikan daya henti lebih baik. Performa pengereman lebih konsisten dibanding rem tromol konvensional.
Kombinasi dengan rem belakang memberikan keseimbangan yang memadai untuk kondisi berkendara normal.
5 Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
1. Biaya Perawatan Tergolong Tinggi
Status sebagai skutik premium membuat biaya servis lebih mahal. Spare part, terutama panel bodi besi, harganya cukup menguras kantong.
Tidak semua bengkel memiliki suku cadang Vespa. Pengguna harus ke bengkel resmi untuk perawatan optimal.
2. Performa Kurang Maksimal untuk Beban Berat
Mesin 154,8 cc cukup untuk penggunaan solo di jalanan datar. Namun saat membawa penumpang atau barang berat di tanjakan, akselerasi terasa menurun.

