Torsi 12,4 Nm kurang agresif untuk kondisi beban maksimal. Pengendara perlu lebih sabar saat melewati tanjakan curam.
3. Kapasitas Tangki Terbatas untuk Perjalanan Jauh
Tangki 7,5 liter ideal untuk mobilitas dalam kota. Namun untuk perjalanan antarkota, kapasitas ini terasa kurang.
Pengendara harus lebih sering mengisi bahan bakar. Ini bisa merepotkan di daerah dengan SPBU yang jarang.
4. Tinggi Jok Kurang Ramah untuk Postur Pendek
Jok setinggi 785 mm menyulitkan pengendara bertubuh pendek. Kaki belum tentu menyentuh tanah sempurna saat berhenti.
Hal ini bisa mengurangi kepercayaan diri, terutama bagi pengendara pemula. Stabilitas saat parkir juga perlu perhatian ekstra.
5. Rem Belakang Masih Tromol
Meski rem depan sudah cakram, belakang masih menggunakan tromol 110 mm. Responsivitas rem tromol menurun saat kondisi basah.
Pengereman mendadak memerlukan perhitungan lebih matang. Ini menjadi pertimbangan keselamatan di cuaca hujan.
Kesimpulan: Layak Dibeli?
Vespa LX 150 i-get menawarkan kombinasi gaya klasik dan teknologi modern yang menarik. Mesin injeksi 154,8 cc, desain ikonik, dan handling lincah menjadi nilai jualnya.
Skutik ini cocok untuk pengendara yang mengutamakan estetika dan kenyamanan berkendara harian. Namun, siap-siap dengan biaya perawatan yang lebih tinggi.
Keterbatasan performa saat beban berat dan kapasitas tangki terbatas juga perlu dipertimbangkan. Begitu pula dengan rem belakang yang masih tromol.

