Penjaringan Selektif Kunci Sukses
Ke depan, proses seleksi peserta akan dilakukan lebih ketat untuk memastikan mahasiswa benar-benar siap mengikuti program.
Selain kemampuan bahasa Jepang, peserta juga perlu memiliki kedisiplinan, kesiapan mental, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja di Jepang.
Melalui pembinaan yang lebih terarah, UMBS berharap semakin banyak mahasiswa yang berhasil mengikuti program hingga tahap keberangkatan.
Dengan demikian, manfaat program ini diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh mahasiswa maupun masyarakat Kabupaten Brebes.
Dukungan Fasilitas dan Sinergi LPK
siap membantu UMBS menjalin kerja sama dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kabupaten Brebes.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pelatihan dan persiapan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
Kolaborasi antara UMBS, pemerintah daerah, dan LPK diharapkan dapat membuat program internship menjangkau lebih banyak peserta.
Kerja sama tersebut meliputi proses penjaringan peserta, peningkatan keterampilan, hingga persiapan dan penempatan kerja.
Sambutan Hangat Pimpinan UMBS
Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Biro Humas, Marketing (BHM) UMBS Ganang Ganang Widhi Wibowo, M.M., Staf Biro Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Musa, MH., serta dosen Program Studi Hukum UMBS Dr. M. Rosidi, SH, MH.
Bagi UMBS, program internship tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik.
Tim Redaksi
