Ia juga mendorong seluruh anggota agar terus mengembangkan kemampuan diri, khususnya dalam membangun pola pikir kritis dan keberanian memperjuangkan kebenaran.
Menurutnya, mahasiswa hukum tidak hanya dituntut memahami teori dan aturan perundang-undangan, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial serta menjunjung tinggi nilai keadilan.
Kaprodi Hukum UMBS Apresiasi Kekompakan Mahasiswa
Kepala Program Studi Hukum UMBS, Anjar Dwi Kusworo, M.H., turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Makrab tersebut.
Ia mengaku bangga melihat inisiatif mahasiswa dalam membangun kebersamaan dan menjaga eksistensi organisasi kemahasiswaan.
Anjar berpesan agar kekompakan yang telah terbentuk dapat terus dipertahankan. Ia juga mengingatkan pentingnya menghilangkan sekat antara mahasiswa senior dan junior.
“HIMA Hukum UMBS sudah solid. Maka, kekompakan ini harus terus dijaga tanpa sekat antara junior dan senior. Kita semua sama, tergabung dalam keluarga besar Himpunan Mahasiswa Hukum,” ungkap Anjar.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan, tetapi juga oleh rasa memiliki dan keterlibatan seluruh anggotanya.
Seminar Hukum hingga Api Unggun Warnai Makrab
Selain menjadi ajang mempererat hubungan antarmahasiswa, Makrab HIMA Hukum UMBS juga diisi dengan sejumlah kegiatan edukatif dan hiburan.
Rangkaian acara diawali dengan Seminar Hukum yang menghadirkan Dr. Rosidi, M.H., sebagai pemateri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing discussion yang menjadi ruang bertukar pandangan dan pengalaman.
Suasana keakraban semakin terasa melalui hiburan api unggun dan kegiatan berkemah bersama di kawasan Wisata Sirah Pemali.

