Portal Pantura – Menjelang perayaan Idul Adha, banyak masyarakat penerima manfaat bertanya-tanya soal pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2025. Apakah bantuan ini akan cair sebelum hari raya kurban?
Hingga akhir Mei 2025, belum ada kepastian resmi mengenai jadwal pencairan. Namun, sejumlah informasi dari aplikasi resmi pemerintah memberi gambaran awal soal progres pencairan bantuan.
Update Terbaru dari Aplikasi SIKS-NG
Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG) menjadi rujukan utama untuk memantau perkembangan bansos. Update per 30 Mei 2025 menunjukkan bahwa proses masih berlangsung.
Beberapa poin penting yang terpantau:
- Nama-nama KPM (Keluarga Penerima Manfaat) masih dalam tahap penetapan.
- Evaluasi data dan komponen sedang diproses oleh sistem.
- Final closing data belum mengalami perubahan signifikan.
Artinya, data penerima belum final dan masih bisa berubah. Proses verifikasi dan validasi masih berjalan di tingkat pusat dan daerah.
Kapan Pencairan BPNT Tahap 2 Dilakukan?
Melihat perkembangan yang ada, pencairan bansos BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 diperkirakan akan dilakukan pada minggu pertama atau kedua bulan Juni 2025. Ini berarti kemungkinan besar bantuan akan cair sebelum Idul Adha, yang jatuh pada pertengahan Juni.
Namun, masyarakat tetap perlu bersabar dan terus memantau status bansos melalui aplikasi SIKS-NG atau berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Jika status di aplikasi sudah berubah menjadi “SI” (Siap), maka itu artinya daftar bayar sudah disetujui dan pencairan bisa segera dilakukan.
Perubahan Data Penerima di Tahap 2
Perlu diketahui, penyaluran bansos tahap kedua tahun ini tidak lagi menggunakan data DTKS lama. Pemerintah kini menggunakan basis data baru, yaitu DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional).
Penggunaan DTSEN menyebabkan sejumlah perubahan penting, di antaranya:
- Tidak semua penerima bansos di tahap pertama otomatis masuk ke tahap kedua.
- Masyarakat yang sebelumnya tidak menerima, bisa saja masuk dalam daftar tahap dua jika lolos verifikasi DTSEN.
- Tujuannya adalah agar bansos lebih tepat sasaran dan menjangkau keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Dengan adanya pembaruan data, masyarakat diminta aktif memverifikasi statusnya melalui kanal resmi. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Untuk mengetahui apakah Anda termasuk dalam daftar penerima bantuan tahap kedua, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Unduh aplikasi SIKS-NG melalui perangkat Android.
- Login menggunakan NIK dan data pribadi.
- Cek status bansos pada menu yang tersedia.
Alternatif lainnya adalah mengecek melalui situs resmi Kemensos atau menanyakan langsung ke pendamping sosial di tingkat desa atau kelurahan.
Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah melalui Kementerian Sosial mengimbau masyarakat untuk tidak panik atau mudah termakan hoaks terkait jadwal pencairan bansos. Proses ini membutuhkan waktu karena melibatkan validasi data dari berbagai instansi.
Apabila terdapat kendala teknis atau perbedaan data, masyarakat disarankan melapor ke dinas sosial setempat agar bisa segera ditindaklanjuti.
Pencairan bansos BPNT tahap dua kemungkinan besar akan dilakukan pada awal Juni 2025. Meski belum ada jadwal pasti, proses menuju pencairan sudah berjalan. Penggunaan data DTSEN diharapkan membuat penyaluran lebih adil dan tepat sasaran.
Untuk itu, masyarakat diimbau aktif memantau status penerimaan bantuan melalui kanal resmi, dan tidak segan menghubungi pihak terkait jika menemui kendala.***
Tim Redaksi


