Portal Pantura – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prakiraan cuaca nasional untuk Kamis, 16 Juli 2026, dengan sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan.
Kondisi atmosfer menunjukkan adanya dinamika signifikan yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di berbagai daerah Indonesia.
Dinamika Atmosfer Picu Hujan
BMKG mengungkapkan terbentuknya daerah perlambatan angin atau konvergensi di sejumlah wilayah strategis yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan.
Konvergensi terpantau dari pesisir barat Malaysia hingga Selat Malaka, Laut Andaman, Kalimantan Barat hingga Laut Natuna, serta Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah.
Selain itu, wilayah pesisir timur Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara dan Laut Banda bagian barat juga mengalami kondisi serupa.
Konfluensi Perkuat Potensi Cuaca Ekstrem
BMKG juga mencatat adanya pertemuan angin atau konfluensi di beberapa wilayah yang memperkuat potensi hujan.
Fenomena ini terdeteksi di Selat Malaka bagian utara, Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Laut Filipina, hingga Samudra Pasifik utara Halmahera sampai utara Papua.
Kombinasi konvergensi dan konfluensi ini meningkatkan peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
Prakiraan Cuaca Wilayah Barat Indonesia
BMKG memprediksi hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Pontianak, Tanjung Selor, dan Banjarmasin.
Sementara itu, kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diperkirakan terjadi di Banda Aceh, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Palangkaraya, dan Samarinda.

