Portal Pantura, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca nasional untuk hari Minggu, 12 Juli 2026. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia akibat dinamika atmosfer yang terjadi.
Analisis Bibit Siklon Tropis 97W
BMKG memantau keberadaan bibit siklon tropis 97W di Samudra Pasifik Timur Laut Papua. Pusat tekanan tercatat sebesar 1006 hPa dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot, bergerak ke arah barat.
Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, potensi sistem ini berkembang menjadi siklon tropis berada dalam kategori rendah. Namun, keberadaan bibit siklon ini memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah Laut Filipina bagian timur hingga ke timur laut Papua.
Dampak Dinamika Atmosfer
Selain bibit siklon, daerah perlambatan angin (konvergensi) diprakirakan terjadi di Selat Malaka, Selat Karimata, Laut Sulu, hingga Laut Sulawesi. Kondisi serupa juga terpantau di Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera dan Laut Arafuru.
Pertemuan angin (konfluensi) yang terpantau di beberapa wilayah perairan tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan. Fenomena ini menjadi pemicu utama variasi cuaca di berbagai wilayah tanah air.
Waspada Potensi Hujan Lebat
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca signifikan di sejumlah daerah. Masyarakat di wilayah berikut perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat:
-
Kepulauan Riau
-
Kalimantan Timur
-
Kalimantan Utara
-
Sulawesi Tengah
-
Sulawesi Tenggara
Untuk kota-kota besar lainnya, sebagian besar wilayah di Pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan diprakirakan dalam kondisi berawan hingga berawan tebal. Sementara itu, potensi kabut atau udara kabur perlu diantisipasi di Padang, Bengkulu, Bandar Lampung, Banjarmasin, Kendari, dan Nabire.
BMKG terus memperbarui data cuaca secara real-time. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi melalui kanal website bmkg.go.id atau media sosial @infobmkg..***

