Portal Pantura, Brebes – Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes (KPPKB) mengeluarkan klarifikasi resmi. Komite membantah keterlibatan mereka dalam acara Forum Merah Putih yang digelar di Pendopo 2 Bumiayu, Rabu malam, 31 Desember 2025 mendatang.
Sekretaris Jenderal KPPKB Agus Sutiono menegaskan, acara tersebut murni inisiatif Forum Merah Putih. Kegiatan itu tidak mewakili komite pemekaran meski sempat menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat.
“Perlu kami tegaskan agar tidak terjadi bias informasi,” kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/12/2025).
Agus menjelaskan, acara di Pendopo Bumiayu itu kerap dikaitkan dengan perjuangan pembentukan daerah otonomi baru di Brebes selatan. Padahal KPPKB tidak terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Banyak Pihak Klaim Bagian dari KPPKB
Klarifikasi ini muncul karena belakangan bermunculan pihak dan organisasi yang mengaitkan diri dengan gerakan pemekaran. Bahkan ada yang mengklaim sebagai bagian atau underbouw KPPKB.
Agus menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap kegiatan yang mengatasnamakan pemekaran Brebes. Terutama dalam hal pengelolaan dana.
“Setiap pemasukan dan pengeluaran dana atas nama perjuangan pemekaran harus melalui bendahara resmi KPPKB,” tegasnya.
Ia menambahkan, tidak ada toleransi bagi pengelolaan dana secara mandiri tanpa koordinasi dengan komite. Hal ini untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas gerakan.
Jaga Fokus Perjuangan Pemekaran
KPPKB berkomitmen menjaga fokus perjuangan pemekaran sejak awal berdiri. Komite tidak ingin gerakan ini ditunggangi kepentingan organisasi lain yang berpotensi memicu polemik.
“Kami ingin gerakan pemekaran ini berjalan lurus, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Agus.
Pertanggungjawaban tersebut mencakup aspek moral maupun administrasi kepada publik.
Dua Agenda Besar KPPKB
Saat ini KPPKB hanya memiliki dua agenda resmi. Pertama, pembentukan sekretariat Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes yang dijadwalkan Minggu, 8 Februari 2026.
Kedua, aksi massa demonstrasi pemekaran Kabupaten Brebes. Demonstrasi akan digelar Senin, 27 April 2026 di Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah.
Agus meminta masyarakat lebih kritis menyikapi berbagai kegiatan yang mengatasnamakan pemekaran Brebes. Jangan sampai terjebak pada narasi menyesatkan.
Imbau Masyarakat Lebih Selektif
KPPKB mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi terkait kegiatan pemekaran. Pastikan kegiatan tersebut memang agenda resmi komite atau sekadar mengatasnamakan.
“Klarifikasi ini kami sampaikan demi menjaga marwah perjuangan pemekaran Kabupaten Brebes,” pungkas Agus.
Dengan klarifikasi ini, KPPKB berharap tidak ada lagi kegiatan yang mengatasnamakan komite tanpa izin resmi. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci kesuksesan perjuangan pemekaran wilayah.
Masyarakat Brebes selatan yang mendukung pemekaran diimbau mengikuti agenda resmi KPPKB. Hindari terlibat dalam kegiatan yang tidak jelas organisasi penyelenggaranya.
Tim Redaksi
