Satu CV Disebut Menang Tiga Paket
Sorotan lain muncul terkait informasi mengenai CV Sumber Rejeki yang disebut memenangkan tiga paket pekerjaan sekaligus.
Tiga paket tersebut masing-masing Paket Lingkar Waduk Penjalin, Paket Taraban, dan Paket Kalinusu.
Informasi tersebut tentu perlu dilihat berdasarkan dokumen resmi hasil tender dan tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran. Namun, kondisi itu menjadi salah satu alasan munculnya pertanyaan dari kalangan pelaku konstruksi mengenai proses evaluasi dan kapasitas perusahaan dalam menangani beberapa pekerjaan sekaligus.
Selain itu, beredar informasi bahwa CV Sumber Rejeki berasal dari Sumenep, Madura. Hal tersebut juga menjadi perhatian pelaku konstruksi lokal, meskipun secara prinsip perusahaan dari luar daerah tetap dapat mengikuti tender sepanjang memenuhi seluruh persyaratan pengadaan.
Kontraktor Lokal Minta Keterbukaan
Sorotan tersebut kemudian berkembang menjadi pertanyaan lebih luas mengenai keterlibatan pelaku usaha konstruksi lokal dalam proyek pemerintah di Brebes Selatan.
Pelaku konstruksi berharap penilaian terhadap peserta dilakukan secara objektif berdasarkan persyaratan administrasi, teknis, pengalaman, kemampuan sumber daya, serta ketentuan lain yang tercantum dalam dokumen tender.
Dengan demikian, persoalan bukan terletak pada asal daerah perusahaan pemenang, melainkan pada kepastian bahwa proses pengadaan berlangsung transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
Dinas Terkait Diminta Beri Penjelasan
Abah Karman berharap dinas terkait memberikan penjelasan mengenai proses evaluasi dan dasar penetapan pemenang tender.
Menurutnya, keterbukaan diperlukan agar peserta tender maupun masyarakat dapat memahami bagaimana sebuah keputusan pengadaan dibuat.
Terlebih, proyek infrastruktur menggunakan anggaran pemerintah sehingga prosesnya memiliki kepentingan publik yang lebih luas.
Tim Redaksi


