Portal Pantura – Pembangunan tower seluler di Desa Bengle memicu keluhan sejumlah warga terdampak.
Dalam audiensi yang digelar di balai desa, warga menyampaikan berbagai keberatan
Mulai minimnya sosialisasi, mekanisme kompensasi yang belum jelas, hingga proses pengumpulan persetujuan yang dilakukan langsung dari rumah ke rumah oleh pihak vendor.
Sekitar 20 warga terdampak bersama perwakilan LSM Harimau Tegal Raya hadiri musyawarah untuk meminta penjelasan terkait proses pembangunan tower yang masih berlangsung.
Warga berharap pemerintah desa menjembatani komunikasi dengan pihak vendor memberikan kejelasan atas berbagai persoalan yang muncul.
Menanggapi aspirasi, Pemerintah Desa Bengle menyatakan siap menampung seluruh masukan masyarakat dan akan berkoordinasi dengan pihak vendor guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.
Pemerintah desa juga berkomitmen mengawal proses penyelesaian masalah secara terbuka dan transparan.
Audiensi berlangsung pengamanan personel Polsek Talang dipimpin oleh Kapolsek IPTU Wantoro.
Polres Tegal memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, mengimbau seluruh pihak mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
Hasil pertemuan tersebut menyepakati pemerintah desa akan melakukan komunikasi lanjutan dengan vendor pembangunan tower seluler.
Sementara itu, warga diminta menunggu hasil koordinasi untuk memperoleh kejelasan terkait tuntutan dan aspirasi yang telah disampaikan.***
Tim Redaksi
