IKLAN
Teknologi

Harga HP Diprediksi Naik di 2026 Akibat Kelangkaan RAM untuk Data Center AI

Avatar photo
×

Harga HP Diprediksi Naik di 2026 Akibat Kelangkaan RAM untuk Data Center AI

Sebarkan artikel ini
Line up produk terbaru Sharp sense10 dengan warna yang gemes.
Line up produk terbaru Sharp sense10 dengan warna yang gemes.

Portal Pantura – Konsumen ponsel pintar perlu bersiap menghadapi kenaikan harga di tahun 2026. Proyeksi kenaikan ini bukan karena perang atau bencana di pabrik, melainkan akibat kelangkaan komponen RAM yang kian parah.

Kelangkaan RAM Mulai Terasa

Komponen RAM untuk ponsel, laptop, dan komputer mengalami kelangkaan pasokan. Fenomena ini memicu kenaikan harga perangkat elektronik secara menyeluruh.

IKLAN

Yang menarik, kelangkaan ini bukan disebabkan masalah produksi. Pabrik-pabrik RAM tetap beroperasi normal tanpa kendala. Justru sebaliknya, produsen memori sedang dalam kondisi menguntungkan.

Penyebabnya adalah munculnya klien baru yang berani membayar lebih tinggi: industri data center AI.

Industri AI Rebut Pasokan RAM

Layanan kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Gemini, dan berbagai aplikasi AI lainnya membutuhkan infrastruktur fisik berupa data center. Bangunan ini dipenuhi komputer berperforma tinggi yang memerlukan RAM dalam jumlah besar.

Bisnis AI tengah mengalami pertumbuhan pesat. Jumlah pengguna terus bertambah, peluang bisnis terbuka lebar. Banyak perusahaan berlomba membangun data center baru, termasuk di Indonesia.

Produsen RAM melihat peluang ini lebih menguntungkan. Daripada memproduksi RAM untuk ponsel atau laptop dengan harga stagnan, mereka mengalihkan fokus ke RAM spesifikasi data center yang kliennya memiliki modal besar dan bersedia membayar premium.

Micron Hentikan Lini Konsumen

Keputusan paling mengejutkan datang dari Micron, salah satu dari tiga produsen RAM terbesar global. Mereka mengumumkan penghentian bisnis RAM dan SSD konsumen di bawah merek Crucial.

Alasannya sederhana: fokus penuh pada produksi memori untuk data center.

Crucial merupakan merek ternama di kalangan pengguna komputer. Keputusan ini menunjukkan betapa menggiurkannya pasar data center AI bagi produsen memori.

Tim Redaksi

Julista Putri
Reporter Julista Putri
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura