TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Ekonomi

3,9 Juta Orang Kehilangan Bansos 2025: Apa yang Terjadi dan Siapa yang Terpengaruh?

×

3,9 Juta Orang Kehilangan Bansos 2025: Apa yang Terjadi dan Siapa yang Terpengaruh?

Sebarkan artikel ini
IKLAN
Ukuran teks

“Dari 35 juta yang terdata, baru 12 juta yang kami datangi ke rumah masing-masing,” kata Gus Ipul.

Hasilnya, banyak penerima ternyata tidak lagi memenuhi syarat. Ada yang kondisi ekonominya sudah membaik. Ada pula yang terindikasi tidak layak menerima.

Penerima yang Main Judi Online Dicoret

Kemensos tidak bekerja sendiri. Mereka menggandeng PPATK untuk mengecek penerima yang bermain judi online.

iklan

Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga dilibatkan. Tujuannya, memastikan tidak ada ASN yang masih menerima .

“Kami koreksi satu per satu. Jutaan sudah dialihkan karena faktanya ada hal yang tidak sesuai di lapangan,” ungkap Gus Ipul.

Transparansi menjadi kunci. Pemerintah ingin memastikan bantuan tepat sasaran.

Target 300 Ribu Keluarga Lulus dari 2026

Kemensos menargetkan 300.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lulus dari program tahun 2026. Ini bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

“Doakan saja 300.000 itu tercapai. Kalau mereka bisa menghasilkan lebih dari bansos, berarti sudah jauh lebih mandiri,” ujar Gus Ipul.

Sebelumnya, Desember 2025, sebanyak 133 dari 332 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dinyatakan lulus. Mereka mendapat modal usaha Rp5 juta untuk memulai atau mengembangkan usaha.

Selain modal, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan. Tujuannya, agar keluarga yang lulus benar-benar mandiri dan tidak kembali bergantung pada bansos.

Nur Cinta

Terbaru dari Nur Cinta