“Dari 35 juta yang terdata, baru 12 juta yang kami datangi ke rumah masing-masing,” kata Gus Ipul.
Hasilnya, banyak penerima ternyata tidak lagi memenuhi syarat. Ada yang kondisi ekonominya sudah membaik. Ada pula yang terindikasi tidak layak menerima.
Penerima Bansos yang Main Judi Online Dicoret
Kemensos tidak bekerja sendiri. Mereka menggandeng PPATK untuk mengecek penerima yang bermain judi online.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga dilibatkan. Tujuannya, memastikan tidak ada ASN yang masih menerima bansos.
“Kami koreksi satu per satu. Jutaan sudah dialihkan karena faktanya ada hal yang tidak sesuai di lapangan,” ungkap Gus Ipul.
Transparansi menjadi kunci. Pemerintah ingin memastikan bantuan tepat sasaran.
Target 300 Ribu Keluarga Lulus dari Bansos 2026
Kemensos menargetkan 300.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lulus dari program bansos tahun 2026. Ini bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.
“Doakan saja 300.000 itu tercapai. Kalau mereka bisa menghasilkan lebih dari bansos, berarti sudah jauh lebih mandiri,” ujar Gus Ipul.
Sebelumnya, Desember 2025, sebanyak 133 dari 332 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dinyatakan lulus. Mereka mendapat modal usaha Rp5 juta untuk memulai atau mengembangkan usaha.
Selain modal, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan. Tujuannya, agar keluarga yang lulus benar-benar mandiri dan tidak kembali bergantung pada bansos.

