Portal Pantura – Harga cabai rawit melonjak menjelang pergantian tahun. Data terbaru menunjukkan komoditas bumbu dapur ini dijual Rp69.750 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit ini termasuk signifikan dibanding periode sebelumnya. Masyarakat perlu menyiapkan anggaran lebih besar untuk belanja bahan pokok.
Harga Bumbu Dapur dan Telur
Selain cabai rawit, bawang merah juga mengalami kenaikan. Harga bawang merah kini mencapai Rp51.250 per kilogram.
Bawang putih dipatok Rp40.350 per kilogram. Sementara telur ayam ras dijual Rp33.000 per kilogram.
Ketiga komoditas ini menjadi bahan pokok yang paling banyak dicari konsumen menjelang perayaan tahun baru.
Data Harga Beras Berbagai Kualitas
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia merilis data harga beras terkini pada Senin (30/12/2025).
Beras kualitas bawah I dijual Rp14.400 per kilogram. Beras kualitas bawah II sedikit lebih murah, yakni Rp14.350 per kilogram.
Untuk kualitas medium, beras medium I dipatok Rp15.900 per kilogram. Beras medium II dijual Rp15.800 per kilogram.
Beras kualitas super I mencapai Rp17.100 per kilogram. Adapun beras super II dijual Rp16.650 per kilogram.
Perbedaan harga antar kualitas beras berkisar Rp1.500 hingga Rp2.700 per kilogram. Konsumen dapat menyesuaikan pilihan dengan daya beli masing-masing.
Harga Gula Pasir Dua Kategori
Gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.800 per kilogram. Sementara gula pasir lokal lebih terjangkau di harga Rp18.200 per kilogram.
Selisih harga kedua jenis gula ini mencapai Rp1.600 per kilogram. Perbedaan kualitas menjadi faktor utama penetapan harga.
Daging Ayam dan Sapi Menjelang Tahun Baru
Daging ayam ras dipatok Rp41.400 per kilogram. Harga ini relatif stabil dibanding periode sebelumnya.
Daging sapi kualitas I mencapai Rp142.250 per kilogram. Daging sapi kualitas II dijual Rp134.550 per kilogram.
Selisih harga antara kedua kualitas daging sapi mencapai Rp7.700 per kilogram. Konsumen umumnya memilih daging sapi kualitas II untuk menekan pengeluaran.
Minyak Goreng Berbagai Jenis
Minyak goreng curah paling terjangkau di harga Rp18.850 per liter. Jenis ini paling banyak dibeli masyarakat.
Minyak goreng kemasan bermerek I dipatok Rp22.450 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek II dijual Rp21.550 per liter.
Perbedaan harga antara minyak curah dan kemasan bermerek mencapai Rp3.000 hingga Rp3.600 per liter.
Disparitas Harga Antar Daerah
Bank Indonesia melalui PIHPS mencatat data harga ini sebagai acuan nasional. Namun, harga aktual di setiap daerah bisa berbeda.
Faktor geografis, biaya distribusi, dan kondisi pasar lokal mempengaruhi harga di tingkat konsumen. Masyarakat disarankan mengecek harga di pasar terdekat.
Perbedaan harga antar wilayah bisa mencapai 5 hingga 15 persen dari harga rata-rata nasional.
Antisipasi Lonjakan Permintaan
Menjelang perayaan tahun baru, permintaan bahan pangan biasanya meningkat. Lonjakan permintaan ini berpotensi mendorong kenaikan harga lebih lanjut.
Pemerintah melalui berbagai kementerian terus memantau pergerakan harga. Upaya stabilisasi pasokan dan harga menjadi prioritas.***
Tim Redaksi
