Portal Pantura – Memasuki awal bulan November 2026, masyarakat yang masih melestarikan tradisi penanggalan tradisional tentu mencari informasi seputar kalender Jawa.
Informasi mengenai pasaran, weton, dan neptu kerap dijadikan acuan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa.
Hari Selasa, 3 November 2026 bertepatan dengan pasaran Wage dalam siklus lima harian penanggalan Jawa.
Perpaduan antara hari Selasa dan pasaran Wage ini membentuk weton yang dikenal sebagai Selasa Wage.
Bagi masyarakat yang mempercayainya, weton memiliki makna tersendiri dalam membaca karakter maupun perjalanan hidup seseorang.
Nilai neptu dari hari Selasa Wage ini berjumlah 7 berdasarkan perhitungan tradisional.
Angka 7 tersebut didapatkan dari nilai hari Selasa yang bernilai 3 dan pasaran Wage yang bernilai 4.
Dalam hitungan primbon Jawa, neptu sering dipakai untuk melihat kecocokan jodoh hingga hari baik memulai hajat.
Sementara itu, tanggal dalam penanggalan Jawa pada hari tersebut jatuh pada 22 Jumadilawal 1960.
Tahun penanggalan Jawa yang berjalan saat ini adalah Tahun Jimawal dengan siklus windu tertentu.
Selain weton dan tanggalan bulan, hari tersebut juga berada di bawah naungan wuku Sinta.
Wuku Sinta memiliki karakteristik dan simbol tersendiri dalam sistem perbintangan atau wariga tradisional Jawa.
Pemahaman mendalam mengenai wuku ini biasanya diwariskan turun-temurun oleh para leluhur di tanah Jawa.
Dengan mengetahui rincian lengkap ini, masyarakat dapat dengan mudah merencanakan berbagai kegiatan adat maupun pribadi.
Pelestarian kalender Jawa ini menjadi salah satu bentuk kecintaan terhadap warisan budaya nusantara yang kaya makna.***

