Portal Pantura, Brebes – Bagi penikmat kopi, berpuasa di bulan Ramadan kerap menjadi tantangan tersendiri. Selain menahan haus dan lapar, mereka juga harus pintar mengatur konsumsi kafein agar tidak mengganggu kesehatan lambung.
Menikmati kopi saat sahur atau berbuka sebenarnya tidak dilarang. Namun, pemilihan jenis dan waktu konsumsi yang kurang tepat bisa memicu gangguan pencernaan, seperti naiknya asam lambung atau dehidrasi berlebihan.
Mengapa Kopi Bisa Memicu Asam Lambung?
Kopi mengandung senyawa asam klorogenat yang dapat merangsang produksi asam lambung. Ketika perut dalam keadaan kosong—seperti saat sahur atau setelah seharian berpuasa—lambung menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan ini.
Dr. Ahmad Fauzi, ahli gizi dari Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa tingkat keasaman kopi (pH) berkisar antara 4,85 hingga 5,10. “Semakin rendah pH-nya, semakin tinggi potensi iritasi pada dinding lambung,” ujarnya dalam webinar kesehatan, Februari 2025.
Lima Kunci Memilih Kopi Ramah Lambung
1. Prioritaskan Kopi Rendah Asam
Pilih biji kopi yang secara alami memiliki kadar asam rendah. Kopi dari dataran rendah atau yang diproses secara natural cenderung lebih ramah lambung dibanding kopi dari dataran tinggi dengan proses washed.
2. Perhatikan Tingkat Sangrai
Biji kopi dengan tingkat sangrai medium hingga dark roast mengandung asam lebih rendah dibanding light roast. Proses pemanggangan yang lebih lama memecah sebagian senyawa asam dalam biji kopi.
3. Gunakan Metode Seduh Cold Brew
Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry (2018) menunjukkan bahwa cold brew menghasilkan kopi dengan tingkat keasaman 67% lebih rendah dibanding seduhan panas. Metode ini ideal untuk dikonsumsi saat sahur.
4. Tambahkan Susu atau Creamer
Lemak dalam susu dapat membantu melapisi dinding lambung dan menetralkan asam. Kopi dengan tambahan susu seperti latte atau cappuccino menjadi pilihan lebih aman saat berbuka.
5. Jaga Asupan Air Putih
Kafein bersifat diuretik yang meningkatkan frekuensi buang air kecil. Pastikan konsumsi air putih minimal 8 gelas antara berbuka dan sahur untuk mencegah dehidrasi.
Waktu Terbaik Minum Kopi Saat Puasa
Saat Sahur: Jika ingin minum kopi di pagi hari, konsumsi setelah makan makanan berat. Jangan minum kopi dalam kondisi perut kosong. Batasi satu cangkir kecil (150 ml).
Tim Redaksi
