Cara masak juga ikut menentukan
Menggoreng dengan banyak minyak menambah kalori yang tidak diperlukan tubuh di pagi hari.
Untuk telur, rebus atau dadar dengan sedikit minyak adalah cara terbaik mempertahankan nilai gizinya.
Untuk tempe atau tahu, kukus atau panggang hasilnya tidak kalah enak dari versi goreng, dan perut terasa lebih ringan untuk memulai aktivitas.
Untuk oat, hindari tambahan gula berlebih saat menyeduhnya agar manfaat serat dan proteinnya tidak tertutupi oleh lonjakan gula darah di awal pagi.
Yang Perlu Diubah itu Cara Pandangnya, Bukan Menunya
Masalah terbesar dengan kebiasaan sarapan orang Indonesia bukan soal tidak adanya pilihan yang sehat.
Pilihannya ada, terjangkau, dan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun warung terdekat.
Yang sering kurang adalah kesadaran bahwa sarapan tidak perlu sempurna untuk tetap memberi manfaat nyata bagi tubuh.
Coba perhatikan minggu depan, apa yang kamu makan setiap pagi dan bagaimana tubuh kamu merespons dua atau tiga jam setelahnya.
Dari pengamatan sederhana itu, kamu sendiri yang akan tahu perubahan apa yang paling masuk akal untuk mulai dilakukan.
Sarapan sehat tidak butuh anggaran khusus. Hanya butuh sedikit informasi yang tepat dan kemauan untuk memulai dari apa yang sudah ada.***
Tim Redaksi
