IKLAN
Gaya Hidup

Tidak Tahu Dapat Bansos? Ini Cara Cek Status Melalui NIK dalam 30 Detik

Avatar photo
×

Tidak Tahu Dapat Bansos? Ini Cara Cek Status Melalui NIK dalam 30 Detik

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura – Bertanya-tanya apakah nama Anda sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial? Kini Anda tidak perlu lagi datang ke kantor pemerintah untuk mengetahuinya. Cukup dengan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP, informasi lengkap tentang status dan tingkat kesejahteraan keluarga Anda tersedia di ujung jari.

Kemudahan ini hadir melalui platform digital milik Kementerian Sosial RI yang memungkinkan masyarakat memverifikasi kualifikasi mereka untuk berbagai program , mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga penempatan kategori desil yang menentukan seberapa besar prioritas bantuan yang akan diterima.

Sistem Desil: Ukuran Tingkat Kesejahteraan

IKLAN

Jangan bingung mendengar istilah “desil” ketika mengecek . Sistem ini adalah mekanisme yang digunakan pemerintah untuk mengklasifikasikan tingkat kesejahteraan keluarga secara objektif dan terukur.

Pemerintah membagi seluruh masyarakat Indonesia ke dalam 10 kelompok desil. Setiap kelompok mewakili 10 persen dari total keluarga di negara ini. Desil 1 menempati posisi terendah—mewakili keluarga dengan kondisi ekonomi paling sulit—sementara desil 10 adalah kelompok dengan kesejahteraan tertinggi.

Penentuan desil tidak sembarangan. Sistem ini mempertimbangkan berbagai indikator sosial-ekonomi, antara lain jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kualitas rumah tinggal, kapasitas listrik, dan kepemilikan aset produktif. Kombinasi faktor-faktor ini memberikan gambaran holistik tentang kondisi ekonomi keluarga.

Data Desil Bisa Berubah, Begini Caranya

Data desil bukanlah informasi yang bersifat tetap. Pemerintah memahami bahwa kondisi ekonomi masyarakat terus berubah—ada yang membaik, ada pula yang memburuk. Itulah mengapa sistem ini dirancang untuk diperbarui secara berkala.

Badan Pusat Statistik, bersama Kementerian Sosial, secara rutin melakukan pembaruan data melalui beberapa mekanisme. Petugas lapangan melakukan ground check untuk memverifikasi kondisi real masyarakat. Pemerintah daerah juga turut memberikan masukan terkini. Yang menarik, masyarakat sendiri dapat mengajukan permohonan pembaruan data jika merasa kondisi mereka telah berubah.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos menekankan bahwa sistem ini fleksibel dan responsif. Jika data ternyata tidak sesuai lagi dengan situasi ekonomi aktual keluarga, perbaikan dapat dilakukan melalui pemerintah desa, dinas sosial setempat, atau langsung via aplikasi Cek .

: Database Terpadu untuk Bantuan Tepat Sasaran

Di balik sistem desil berdiri infrastruktur data yang lebih besar bernama Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (). Database ini merupakan integrasi dari tiga sumber data utama: Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan data dari program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Penggabungan ketiga basis data ini kemudian diverifikasi dan dipadankan dengan data kependudukan oleh BPS untuk menciptakan profil kesejahteraan yang komprehensif dan akurat. Hasilnya adalah penargetan bantuan yang lebih presisi—tidak ada lagi yang diberikan kepada keluarga yang tidak berhak, dan keluarga yang membutuhkan tidak terlewatkan.

Tim Redaksi

Julista Putri
Reporter Julista Putri
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura