Pemerintah DOB dapat membangun infrastruktur berdasarkan topografi wilayah selatan. Jalan penghubung antarkecamatan akan menjadi prioritas untuk mempercepat akses layanan darurat.
5. Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Lokal
Brebes Selatan memiliki potensi ekonomi besar yang belum tergarap maksimal. Sektor pertanian, hortikultura, pariwisata alam, peternakan, dan UMKM dapat dikembangkan lebih optimal.
Pemerintah daerah baru dapat fokus mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal. Perizinan investasi juga lebih mudah karena jarak ke kantor pelayanan lebih dekat.
6. Mengurangi Beban Pemerintah Kabupaten Induk
Dengan wilayah luas dan penduduk hampir 2 juta jiwa, beban administratif Pemerintah Kabupaten Brebes sangat berat. Target pelayanan sulit tercapai dan pengawasan pembangunan kurang efektif.
Pemekaran membuat cakupan wilayah lebih kecil sehingga pemerintahan lebih fokus dan efektif. Program pemberdayaan masyarakat dapat lebih tepat sasaran.
7. Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Wilayah selatan Brebes rawan longsor dan sulit dijangkau saat terjadi bencana. Jarak ke RSUD terlalu jauh untuk penanganan darurat.
DOB dapat menyiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, dan RSUD sendiri. Penanganan bencana akan lebih cepat dan responsif.
8. Memperkuat Identitas Wilayah
Masyarakat selatan memiliki karakter sosial budaya yang khas dan berbeda dengan wilayah pesisir utara. Aspirasi masyarakat selatan sering kali belum tersalurkan dengan baik.
Pemekaran memberi ruang penguatan identitas lokal dan representasi politik yang lebih adil. Aspirasi masyarakat dapat tersalurkan melalui pemerintahan yang lebih dekat.
9. Membuka Lapangan Kerja Baru
Pembentukan DOB akan membuka ribuan lapangan kerja baru. Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer, pekerja proyek infrastruktur, hingga sektor UMKM dan jasa.

