Portal Pantura – Serangan terhadap Budie Arie, Ketua Umum Projo dan Menkominfo, bukan sekadar kritik biasa.
Di balik gempuran opini negatif yang berkembang, tersirat sebuah upaya sistematis untuk melemahkan figur yang dinilai berani mengambil sikap tegas terhadap praktik judi online.
Langkah-langkah keras yang diambil Budie Arie beberapa bulan terakhir memang menyasar langsung ke jantung persoalan, jaringan digital judi telah meracuni ruang siber Indonesia.
Lebih dari jutaan situs telah diblokir, sebuah capaian yang tidak main-main. Namun, keberhasilan ini justru memancing perlawanan balik.
Serangan tidak datang lewat jalur hukum. Ia muncul dalam bentuk pembentukan opini, penggiringan persepsi, dan framing negatif terhadap sosok yang selama ini tampil bersih.
Ada kesan kuat bahwa pembunuhan karakter sedang dijalankan secara sistematis.
Publik kini disuguhi tuduhan yang belum tentu berbasis fakta. Opini dibingkai sedemikian rupa sehingga seolah-olah integritas patut dicurigai.
Padahal, justru keberanian untuk melawan kejahatan digital seharusnya menjadi dasar penghargaan, bukan cercaan.
Budie Arie bukan pejabat biasa. Ia membawa komitmen moral yang tegas: melindungi generasi muda dari ancaman judi online.
Upayanya bukan semata tugas administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial yang lebih besar.
Tim Redaksi
