Bencana Tanah Longsor di Desa Mendala Picu Gelombang Solidaritas Multisektor
Portal Pantura, Brebes –Bencana tanah longsor yang melanda Desa Mendala, Kabupaten Brebes, pada akhir pekan lalu 17 April 2025 memicu respons cepat dari berbagai pihak. Hingga Selasa 22 April 2025, bantuan logistik, dana, hingga dukungan moral terus mengalir untuk korban yang masih mengungsi di posko darurat.
Data sementara menunjukkan puluhan rumah terdampak, dengan belasan keluarga terpaksa mengungsi. Meski belum ada laporan korban jiwa, warga kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar seperti pangan dan air bersih.
Solidaritas dari Lingkungan Pendidikan
Ismi Anisa, guru SMA Negeri Sirampog, menjadi salah satu penggerak aksi sosial setelah mengetahui sejumlah muridnya menjadi korban. Bersama rekan guru dan siswa, ia menggalang donasi sembako dan perlengkapan darurat.
“Kami tidak bisa diam. Ini momentum untuk menunjukkan empati,” tegas Ismi saat menyerahkan bantuan ke posko.
Tak hanya itu, alumni sekolah swasta sekitar juga turun langsung membantu teman-teman yang terdampak. Seorang alumni yang memilih tidak menyebutkan namanya menyatakan, “Mereka saudara kami. Bantuan ini bentuk tanggung jawab sosial kami.”
Peran Aktif Kelompok Perempuan dan Desa Tetangga
Ibu-ibu Posyandu Desa Dawuhan menunjukkan kontribusi unik dengan membagikan paket kesehatan ibu-anak serta pendampingan psikologis di pengungsian. Sementara itu, puluhan warga Desa Kaliloka menempuh jarak kurang lebih 15 km untuk mengirimkan 500 kg beras, mi instan, dan kebutuhan darurat.
Kepala Desa Kaliloka, Nanang Hakim, menegaskan bantuan ini sebagai wujud ikatan kemanusiaan. “Kami satu keluarga besar. Bantu-membantu saat krisis adalah kewajiban,” ujarnya.
Tim Redaksi
