Pemerintah dan mitra eksternal dapat mendukung penyediaan fasilitas sanitasi dan air bersih yang memadai di pesantren, termasuk sistem pengelolaan limbah yang lebih modern.
3. Pendampingan Teknis
Program pelatihan tentang pengelolaan lingkungan berbasis teknologi sederhana dapat diberikan kepada pengurus pesantren dan santri.
4. Penerapan Kebijakan Berbasis SDGs
Pesantren perlu mengembangkan kebijakan kebersihan yang lebih sistematis dan terintegrasi dengan prinsip-prinsip keberlanjutan sesuai target SDGs.
Pesantren memiliki potensi besar sebagai model pendidikan berbasis komunitas yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan prinsip keberlanjutan, pesantren dapat menjadi agen perubahan sosial yang tidak hanya mendidik generasi muda, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Upaya ini akan memperkuat kontribusi pesantren dalam mendukung pencapaian SDGs, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya.***
Tim Redaksi
