Portal Pantura – Toyota Yaris masih menjadi salah satu hatchback paling diminati di Indonesia. Desain sporty dan fitur lengkap untuk kebutuhan harian membuat mobil ini tetap relevan meski sudah berganti beberapa generasi.
Sejak pertama kali hadir, Yaris terus mengalami pembaruan dari sisi desain, performa, teknologi, hingga fitur keselamatan. Perjalanan panjang inilah yang membuat hatchback asal Jepang ini tetap eksis di pasar otomotif Tanah Air.
Lantas, bagaimana evolusi Toyota Yaris dari generasi ke generasi? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Sejarah Evolusi Toyota Yaris di Indonesia
Toyota Yaris telah melewati beberapa kali pergantian generasi dan penyegaran model. Perjalanan ini membentuk identitasnya di segmen hatchback nasional.
Generasi Pertama (1999-2005)
Yaris bermula dari konsep Toyota Funtime yang dipamerkan pada 1997 di Frankfurt, Jerman. Mobil ini resmi diproduksi secara global pada 1999 sebagai pengganti Toyota Starlet.
Di sejumlah negara, model ini memakai nama berbeda. Jepang menyebutnya Vitz, sementara Australia menamainya Echo.
Generasi awal ini dibekali mesin bensin mulai 1.000 cc hingga 1.500 cc. Khusus pasar Jepang, Toyota merilis lima tipe yakni B, F, U, Clavia, dan RS dengan tampilan lebih sporty.
Generasi Kedua “Yaris Bakpao” (2006-2013)
Generasi kedua diperkenalkan di Jepang pada 2005, lalu masuk ke Indonesia setahun berikutnya. Karena itu, masyarakat Tanah Air mengenal model ini sebagai Yaris generasi pertama yang resmi dijual di sini.
Tim Redaksi
