Unit yang dipasarkan berstatus impor utuh (CBU) dari Thailand dengan mesin 1NZ-FE 1.500 cc berteknologi VVT-i. Toyota menghadirkan tipe E, S, dan S Limited yang sudah dilengkapi Push Start/Stop Button.
Model bersilsilet membulat ini kemudian dikenal luas dengan julukan “Yaris Bakpao”. Sepanjang masa edarnya, mobil ini mengalami dua kali facelift, yakni pada 2009 dan 2012.
Generasi Ketiga “Yaris Lele” (2014-2018)
Setelah delapan tahun, Yaris akhirnya mendapat perombakan total pada 2014. Gril dan lampu depan yang menyerupai Toyota Vios membuat generasi ini dijuluki “Yaris Lele”.
Sejak generasi ini pula, proses perakitan dipindahkan ke pabrik Karawang, Jawa Barat. Varian awal yang ditawarkan meliputi tipe E, G, dan TRD Sportivo.
Pada akhir 2016, Toyota mengejutkan pasar dengan meluncurkan Yaris Heykers. Model bergaya crossover ini mengusung mesin baru 1.500 cc 2NR-FE Dual VVT-i yang lebih efisien.
Penyegaran Generasi Ketiga “Yaris Joker” (2018-2023)
Awal 2018, Toyota memberikan facelift pertama pada Yaris generasi ketiga. Bagian depan diubah total menyerupai sedan kompak Yaris ATIV, sehingga model ini dijuluki “Yaris Joker”. Pada momen ini pula varian Yaris Heykers resmi dihentikan produksinya.
Dua tahun berselang, September 2020, Yaris kembali mendapat penyegaran kosmetik berupa bumper baru dan lampu LED. Toyota juga menghentikan tipe E karena minim peminat, sehingga tersisa tipe G dan TRD Sportivo yang kemudian berganti nama menjadi GR Sport.
Sebagai penutup generasi ini, Toyota merilis pembaruan minor pada Mei 2023. Varian baru tampil lebih sporty dengan black grille, opsi two-tone, dan tambahan Panoramic View Monitor. Sistem multimedia pada tipe G dan GR Sport pun turut diperbarui.
Tim Redaksi
