Ukuran teks
Tantangan Politik dan Masa Depan
Meski ekonomi Israel terlihat kokoh, konflik internal dan eksternal tetap menjadi ancaman. Pada 2023, gelombang protes besar terjadi akibat reformasi peradilan yang dianggap melemahkan Mahkamah Agung. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disebut-sebut sebagai sosok yang justru membuat situasi politik makin rapuh.
Di sisi lain, kecaman dari dunia internasional atas kebijakan Israel terhadap Palestina juga menguat. Potensi embargo dan isolasi politik bisa saja terjadi, terutama dari negara-negara OKI.
Namun, proyeksi ekonomi masih menunjukkan tren positif. Pada 2023, pertumbuhan ekonomi diperkirakan naik 2,9%, dan pada 2024 menjadi 3,3%. Artinya, meskipun penuh tantangan, ekonomi Israel belum menunjukkan tanda-tanda melemah.***
Berita Pilihan
