Keterpaduan antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan warga dinilai dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi pedesaan. Jalan yang memadai memperlancar distribusi, sementara peningkatan keterampilan petani mendorong produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah terpencil maupun pedesaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terwujud dalam pembangunan sarana fisik, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan.
Bagi Yunus dan petani lainnya di Desa Cikuya, jalan rabat beton yang kini membelah kebun anggur mereka menjadi simbol perubahan. Akses yang lebih baik menghadirkan optimisme baru bahwa sektor pertanian desa mampu berkembang dan memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian keluarga maupun daerah.
Dengan dukungan berkelanjutan, potensi anggur Cikuya berpeluang tumbuh sebagai komoditas khas Brebes yang bernilai tambah tinggi. Infrastruktur telah tersedia, kini harapan petani bertumpu pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan program pemberdayaan.***

