Portal Pantura, Brebes – Badan Penanggulangan Daerah Kabupaten Brebes menggelar pembinaan lanjutan bagi Desa Tangguh Bencana di Aula Balai Desa Kutamendala, Selasa (4/8/2026). Langkah ini diambil untuk memperkuat mitigasi dini di tengah ancaman potensi bencana alam maupun non-alam.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Brebes Budi Darmawan. Hadir pula Kepala Desa Kutamendala Fathuri bersama jajaran muspika setempat.
Peran Strategis BPBD dalam Mitigasi
Kepala BPBD Brebes Budi Darmawan menegaskan bahwa instansinya bertindak sebagai garda terdepan dalam koordinasi penanggulangan bencana daerah. Ruang lingkup kerja BPBD terbagi secara sistematis ke dalam tiga bidang utama.
Ketiga bidang tersebut meliputi kesiapsiagaan, kedaruratan dan logistik, serta penanganan pasca bencana. Koordinasi lintas sektor ini menjadi kunci utama untuk meminimalisasi risiko korban jiwa.
Memahami Ancaman Bencana Alam dan Non-Alam
Budi memaparkan bahwa ancaman bencana di tengah masyarakat terbagi menjadi dua kategori besar. Kategori tersebut yakni murni peristiwa alam serta bencana yang dipicu oleh aktivitas manusia.
Bencana alam mencakup fenomena geologi dan hidrometeorologi seperti gempa bumi, tsunami, banjir, hingga tanah longsor. Sementara itu, bencana akibat ulah manusia kerap dipicu oleh kerusakan lingkungan dan kelalaian.
Catatan Kerawanan di Desa Kutamendala
Kepala Desa Kutamendala Fathuri mengungkapkan bahwa wilayahnya memiliki catatan kerawanan bencana yang cukup tinggi. Desa ini pernah diterjang banjir bandang pada tahun 2021 dan peristiwa tebing longsor di 2023.
Fathuri berharap pembinaan Destana ini mampu meningkatkan kewaspadaan seluruh warga desa. Ia juga memanjatkan doa agar wilayahnya senantiasa aman dari ancaman bencana di masa depan.***
Tim Redaksi

