TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

BPBD Brebes Survei Titik Evakuasi di Desa Rajawetan Tonjong, Daerah Rawan Longsor dan Tanah Bergerak

×

BPBD Brebes Survei Titik Evakuasi di Desa Rajawetan Tonjong, Daerah Rawan Longsor dan Tanah Bergerak

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Brebes, Drs. Budhi Dharmawan, M.Si., bersama tim turun langsung meninjau titik-titik rawan bencana di Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Senin. Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk menentukan lokasi pemasangan rambu arah dan titik evakuasi sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di desa yang rawan longsor dan tanah bergerak tersebut. (Portal Pantura/Yudhi Prasetyo)
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Brebes, Drs. Budhi Dharmawan, M.Si., bersama tim turun langsung meninjau titik-titik rawan bencana di Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Senin. Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk menentukan lokasi pemasangan rambu arah dan titik evakuasi sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di desa yang rawan longsor dan tanah bergerak tersebut. (Portal Pantura/Yudhi Prasetyo)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten turun langsung ke Desa Rajawetan, Kecamatan , Senin. Tim survei dipimpin Kepala Pelaksana BPBD, Drs. Budhi Dharmawan, M.Si.

Desa itu masuk kategori rawan bencana. Ancaman utamanya adalah tanah bergerak dan , yang kerap dipicu curah hujan tinggi.

“Rencananya kami akan memasang tanda arah dan titik evakuasi,” ujar Budhi di sela kegiatan survei.

iklan

Pemasangan rambu evakuasi dinilai krusial sebagai bagian dari mitigasi bencana. Warga perlu tahu ke mana harus berlari saat bencana datang tiba-tiba.

Rekam Jejak Bencana di Rajawetan

Bencana tanah bergerak skala besar pernah menghantam desa ini. Puluhan rumah rusak, bahkan roboh.

Struktur tanah yang labil dan kemiringan lereng yang curam menjadi faktor risiko utama. Intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicunya.

Pemerintah Kabupaten sebelumnya juga telah meresmikan program Desa Tangguh Bencana (Destana) di Rajawetan. Program itu membekali warga dengan pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana.

, Kabupaten dengan Risiko Berlapis

Kabupaten memiliki bentang alam yang beragam. Mulai pesisir utara hingga pegunungan di selatan. Keragaman ini membuat wilayahnya rentan terhadap berbagai jenis bencana sekaligus.

Di wilayah selatan, meliputi Kecamatan Salem, Bantarkawung, Sirampog, Paguyangan, , dan Bumiayu, ancaman utamanya adalah dan tanah bergerak. Topografi berbukit dan pegunungan memperparah risiko, terutama saat musim penghujan.

Di wilayah tengah dan sepanjang jalur Pantura, banjir menjadi ancaman utama. Kecamatan Ketanggungan, Losari, Tanjung, dan Larangan kerap terdampak luapan sungai besar, termasuk Sungai Babakan.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P