Portal Pantura – Pemerintah Kabupaten Brebes merombak sejumlah posisi strategis. Sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama resmi dilantik Bupati Paramitha Widya Kusuma di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (5/2/2026).
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Bupati Brebes Nomor 800.1.3.3/74 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama. Kesembilan pejabat merupakan hasil seleksi terbuka sesuai mekanisme manajemen aparatur sipil negara.
Jabatan Adalah Amanah, Bukan Posisi Administratif
Paramitha menegaskan, jabatan yang dipercayakan bukan sekadar formalitas. “Ini adalah amanah untuk mempercepat pelayanan publik dan mendorong birokrasi lebih efektif,” ujarnya.
Bupati mengingatkan tantangan pembangunan daerah membutuhkan aparatur yang cepat, adaptif, dan berorientasi hasil. Pola kerja lamban dan berbelit tidak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.
“Para pejabat harus menjadi penggerak di masing-masing OPD. Mereka harus menghadirkan inovasi dalam pelayanan,” kata Paramitha.
Tata Kelola Profesional dan Akuntabel
Paramitha menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang profesional. Ia berharap para pejabat membangun sistem kerja transparan dan memperkuat koordinasi lintar sektor.
Setiap program harus berdampak langsung bagi masyarakat. Koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) juga harus diperkuat untuk memastikan efektivitas pelaksanaan.
Proses Seleksi Terbuka dan Kompetitif
Bupati memastikan pengisian jabatan dilakukan secara terbuka dan kompetitif. Seluruh peserta melalui tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, uji kompetensi, hingga penilaian akhir tim panitia seleksi.
“Proses ini sesuai aturan yang berlaku. Pejabat yang dilantik hari ini merupakan mereka yang dinilai layak dan memenuhi kriteria,” jelasnya.
Transparansi dalam proses seleksi menjadi kunci memperoleh pejabat berkualitas dan berintegritas.

