Portal Pantura - Selasa, 24 Maret 2025 di Rumah Makan Super Sambel Slawi Tegal sontak berubah menjadi tempat penuh kehangatan dan air mata haru. Keluarga besar SLKT mengadakan Halal Bi Halal, tapi momen yang terjadi jauh lebih dari sekadar pertemuan rutin. “Di sini kita diingatkan bahwa kita adalah satu keluarga besar,” ujar Cipto Roso, ketua panitia. “Perbedaan pendapat, kesibukan masing-masing tidak masalah sebab yang penting hati kita tetap bersatu.” Namun, puncak haru datang ketika Momon, pengurus Anak Asuh SLKT, berbagi cerita tentang anak-anak yang mendapatkan kesempatan memilih baju sendiri menjelang Lebaran. “Ada yang bingung karena baru pertama kali, ada yang tersenyum lebar… bahkan ada yang memeluk bajunya seolah itu harta paling berharga,” ungkap Momon sambil suaranya bergetar. Setiap detik cerita itu membuat para tamu tak kuasa menahan haru. Air mata pun tak terelakkan, karena di balik kesederhanaan, tersimpan kebahagiaan yang luar biasa. Wildan Hermawan, pendiri sekaligus pembina Sisi Lain Kabupaten Tegal (SLKT) menegaskan bahwa komunitas ini bukan sekadar rutinan tahunan. “SLKT adalah rumah bagi banyak orang. Kita dipertemukan bukan kebetulan, tapi untuk berbagi dan peduli. Semua kegiatan berlandaskan komitmen jangka panjang, terutama membantu anak yatim dan mereka yang membutuhkan,” tegasnya. Acara kemudian ditutup dengan sesi hiburan dan pembagian doorprize. Tawa kembali pecah, tapi keindahannya bukan berasal dari kemewahan, melainkan dari kehadiran orang-orang yang peduli dan berbagi kebahagiaan.***