“Pembangunan fisik seperti jalan dan fasilitas umum memang prioritas, tetapi membangun kesadaran dan kesiapan warga menghadapi bencana adalah investasi jangka panjang bagi keselamatan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, BPBD Brebes juga mendorong terbentuknya pola komunikasi cepat antarwarga saat terjadi kondisi darurat. Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya tas siaga bencana, jalur evakuasi, serta koordinasi dengan perangkat desa dan aparat setempat.
Program edukasi semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya tanggap bencana di lingkungan keluarga. Dengan keterlibatan aktif PKK, informasi mengenai mitigasi diharapkan menyebar lebih luas hingga ke tingkat rumah tangga.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui TMMD Reguler ke-127 menjadi contoh kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas warga dalam menghadapi berbagai ancaman lingkungan.***

