Ia menambahkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Para peserta sosialisasi menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pelatihan seperti ini memberikan pengetahuan baru yang aplikatif, terutama dalam mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya relatif mahal.
Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-127 berharap para peternak dan petani di Desa Cikuya dapat mengelola limbah ternak secara lebih produktif dan berkelanjutan. Selain berkontribusi pada peningkatan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian, pemanfaatan pupuk organik juga berpotensi membuka peluang usaha baru yang dapat menambah pendapatan masyarakat di pedesaan.***
