TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Esports Championship Brebes 2026: Ratusan Pelajar Adu Skill dan Mental di Bumiayu

×

Esports Championship Brebes 2026: Ratusan Pelajar Adu Skill dan Mental di Bumiayu

Sebarkan artikel ini
Ratusan pelajar mengikuti Esports Championship Brebes 2026 di Pendopo II Bumiayu, ajang adu skill dan mental generasi muda. (Foto: Imam Muzaki)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – Sebanyak 325 pelajar tingkat SLTP dan SLTA ambil bagian dalam ajang “ Brebes Apik 2026″ yang digelar di Pendopo II Kawedanan , Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kompetisi sekaligus pembinaan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik.

Kejuaraan yang memperebutkan Piala Bupati dan Kapolres Brebes ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah dan Polda Jawa Tengah. Mengusung tagline “Brebes Beres, Skill Beres, Mental Apik”, ajang ini tidak hanya menekankan kemampuan bermain game, tetapi juga membangun karakter dan sportivitas peserta.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk jajaran pengurus , Satuan Binmas Polres Brebes, serta Kapolsek , Akp. Edi Mardiyanto. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membina generasi muda melalui kegiatan positif dan produktif.

iklan

Ketua penyelenggara, Ahmad Nur Fauzi, menjelaskan bahwa kompetisi ini terbuka secara gratis bagi pelajar, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi anak muda di era digital. “Kami ingin memberikan ruang positif bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat di dunia esports secara sehat dan terarah,” ujarnya.

Brebes Beres!
Skill Beres, Mental Apik!
Saatnya pelajar Brebes unjuk kemampuan di 2026!

Ia menambahkan, total hadiah yang disiapkan mencapai Rp10 juta, yang diharapkan mampu memotivasi peserta untuk tampil maksimal sekaligus menjunjung tinggi nilai fair play selama pertandingan.

Sementara itu, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah melalui Kasat Binmas AKP Rachmat Wibowo menegaskan pentingnya peran kegiatan positif seperti esports dalam membangun generasi muda yang produktif. Menurutnya, kompetisi ini menjadi alternatif kegiatan yang dapat mengurangi potensi kenakalan remaja.

“Esports bukan sekadar hiburan, tetapi juga dapat melatih konsentrasi, kerja sama tim, dan pengendalian emosi. Ini penting untuk membentuk mental yang kuat dan disiplin,” kata Rachmat.

Ajang ini juga mendapat dukungan dari Pengurus Esports Indonesia (ESI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) . Pembina ESI sekaligus pengurus , Danang Komaruzaman, menilai bahwa potensi atlet esports di daerah cukup besar dan perlu difasilitasi secara berkelanjutan.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet esports berbakat yang nantinya bisa mewakili Brebes di tingkat provinsi hingga nasional,” ungkapnya.

Pada tahap awal, kompetisi ini memasuki fase kualifikasi yang dilaksanakan di tingkat kecamatan, yakni , Paguyangan, Sirampog, Tonjong, Bantarkawung, Salem, dan Songgom. Para peserta yang lolos akan melaju ke babak berikutnya hingga grand final.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Para pelajar tampak serius mengikuti pertandingan, namun tetap menjunjung sportivitas dan kebersamaan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu membangun ekosistem esports yang sehat di . Dengan pembinaan yang tepat, esports diyakini dapat menjadi salah satu cabang olahraga prestasi yang membanggakan daerah.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki