“Kalau bisa, masalah kongsi itu difungsikan kembali. Selama ini sudah tidak berjalan dan tidak ada pemasukan dari kegiatan lelang,” ujarnya.
Nilai Investasi dan Pelaksana Proyek Kampung Nelayan di Brebes
Pembangunan fisik di kedua desa pesisir ini melibatkan investasi dana pemerintah yang cukup besar. Pengerjaan proyek dilakukan oleh pihak ketiga yang berpengalaman di bidang infrastruktur perikanan.
CV Alkomber Karya ditunjuk sebagai pelaksana pengerjaan di Desa Krakahan dengan nilai kontrak mencapai Rp1.161.092.998. Nilai tersebut dialokasikan untuk pembangunan gedung TPI dan sarana sanitasi lingkungan.
Sementara itu, alokasi anggaran untuk penataan kawasan di Desa Pengaradan tercatat sebesar Rp2.300.767.437. Besarnya anggaran menyesuaikan dengan cakupan luas area serta jenis fasilitas pendingin yang dibangun.
Asa Baru Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Brebes
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menata kawasan pesisir secara terpadu. Muara dari seluruh program ini adalah perbaikan taraf hidup masyarakat nelayan.
Dengan lingkungan yang bersih, tempat pelelangan yang luas, dan ketersediaan es batu yang stabil, mutu ikan dipastikan tetap terjaga tinggi. Nelayan memiliki daya tawar yang lebih baik saat berhadapan dengan pembeli.
Masyarakat pesisir Brebes kini menanti selesainya proyek pada 15 Desember 2026 mendatang. Keberhasilan pembangunan ini diharapkan mampu menghapus stigma kawasan kumuh sekaligus membebaskan nelayan dari jerat kemiskinan.***

