Portal Pantura — Memperingati Hari Ulang Tahun ke‑80 Palang Merah Indonesia (PMI), PMI Kabupaten Tegal menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “Setetes Darah, Sejuta Harapan.”
Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Tegal menargetkan terkumpulnya 400 kantong darah, sebagai wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama.
HUT PMI kali ini digelar dengan semangat aksi dan kontribusi. PMI Kabupaten Tegal mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang berlangsung di kantor PMI.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap peringatan ulang tahun PMI bukan hanya menjadi ajang selebrasi, tapi juga refleksi nilai kemanusiaan yang terus hidup,” ujar Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo
Target 400 kantong darah bukanlah angka sembarangan. Ini adalah bentuk respons nyata terhadap kebutuhan darah yang terus meningkat.
Terutama di rumah sakit dan fasilitas kesehatan dan pasien-pasien thalassemia, ibu melahirkan, dan korban kecelakaan.
Menurut data UDD PMI Kabupaten Tegal, permintaan darah bisa mencapai ratusan kantong setiap bulannya.
Dengan target ini, diharapkan stok darah dapat lebih stabil dan tidak ada lagi pasien yang terlambat mendapatkan transfusi karena kekurangan pasokan.
Antusiasme masyarakat pun terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Para pelajar, ASN, anggota TNI/Polri, hingga komunitas lokal bergiliran datang menyumbangkan darah mereka.
“Baru pertama kali donor darah, rasanya senang bisa bantu orang lain. Ini jadi momen yang membuat saya lebih sadar pentingnya berbagi,” ujar Ali seorang warga asal Margasari yang ikut donor darah
Lewat momentum ini, PMI Kabupaten Tegal juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat dan berkelanjutan.
Donor darah yang rutin tidak hanya untuk menyelamatkan nyawa orang lain, tapi juga memiliki manfaat kesehatan pendonornya,
Diantaranya seperti regenerasi sel darah merah serta pula pengecekan kesehatan secara berkala.
Menapaki usia ke-80, PMI Kabupaten Tegal terus bertransformasi menjadi organisasi kemanusiaan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.
Kegiatan seperti menjadi simbol bahwa semangat gotong royong dan juga nilai kemanusiaan masih hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat Kabupaten Tegal.
Bahkan dalam giat Donor Darah yang dilaksanakan 17-18 September 2025 pendonor mendapatkan souvenir cantik dan beragam hadiah lain.
“Satu tetes darah mungkin tidak berarti bagi kita, tapi bisa menjadi hidup bagi orang lain.” pungkas Iman Sisworo Ketua PMI Kabupaten Tegal.***
Tim Redaksi
