Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan publik wajib diimbangi dengan pembenahan integritas internal seluruh anggota kepolisian.
Ia melarang keras segala bentuk praktik transaksional perkara, pungutan liar, maupun keterlibatan anggota dalam aktivitas ilegal.
“Saya juga tidak mau ada anggota yang jadi pelindung peredaran narkotika, perjudian, dan praktik ilegal lainnya. Kita harus bersih dan berempati kepada masyarakat,” tegasnya.
Para pimpinan satuan diinstruksikan memperketat pengawasan internal guna melindungi personel dari potensi pelanggaran hukum.
Tanggap Bencana dan Tanggung Jawab Moral
Polda Jateng turut memetakan potensi rawan bencana alam serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih dan pangan.
Mengakhiri arahannya, Kapolda mengingatkan bahwa setiap tugas kepolisian mengandung nilai ibadah dan tanggung jawab moral yang tinggi.
“Karena pada hakekatnya pekerjaan yang kita lakukan tidak hanya berhubungan dengan masyarakat, tapi juga harus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan YME,” pungkasnya.
Seluruh jajaran diharapkan konsisten menerjemahkan semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam setiap tindakan dan pelayanan sehari-hari.***

