Portal Pantura – Dunia game kini tak lagi dipandang sebelah mata. Di Kabupaten Tegal, Esports Series 2026 menjadi bukti bahwa gaming bisa menjadi wadah bagi anak muda menunjukkan skill, membangun teamwork, sekaligus meraih prestasi.
Jika dulu bermain game sering dianggap membuang waktu, kini pandangan itu mulai berubah. Setidaknya, hal tersebut terlihat dalam gelaran Esports Series 2026 yang berlangsung di Polsek Bumijawa.
Ajang ini menghadirkan kompetisi yang tidak hanya seru, tetapi penuh tantangan. Bukan sekadar soal siapa yang paling jago, melainkan juga tentang kerja sama tim, strategi matang, serta mental yang kuat dalam menghadapi tekanan.
Sebanyak 16 tim dari berbagai sekolah turut ambil bagian. Suasana pertandingan berlangsung panas, namun tetap positif lebih terasa tegang dan penuh semangat daripada toxic.
Setiap pertandingan sukses membuat penonton ikut terbawa suasana, terutama saat terjadi momen clutch maupun juga comeback.
Kapolsek Bumijawa IPTU Sugiarto, bahwa esports dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda agar tetap aktif, terarah, dan produktif.
“Tidak hanya “push rank” dalam game, tetapi juga “push diri” untuk berkembang di dunia nyata.” tegasnya
Dari hasil kompetisi, tim Necunx (SMAN 1 Bojong) berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati HomeLess, sementara Chill berada di peringkat ketiga.
Nama-nama tim yang unik dan sederhana mencerminkan semangat khas anak muda yang penuh energi dan kompetisi.
Meski demikian, perjalanan belum berakhir. Grand final dijadwalkan berlangsung di Polres Tegal pada 1 Mei 2026, dipastikan akan menyajikan pertandingan lebih sengit dengan kehadiran tim-tim terbaik.
Di balik seluruh antusiasme tersebut, satu hal yang semakin jelas: esports bukan lagi sekadar permainan.
Ini adalah tentang komunitas, kerja sama, bukti bahwa anak muda berprestasi melalui passion selama tetap dijalankan secara positif dan seimbang dengan kehidupan nyata.***

