Portal Pantura – Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo bergerak cepat meninjau lokasi banjir yang menerjang kawasan Ikon Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Sabtu (24/1/2026). Peninjauan dilakukan di sejumlah titik terdampak, termasuk akses jembatan putus yang biasa dilintasi warga. Banjir yang terjadi pada Sabtu malam tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas wisata, di antaranya Taman Wisata Alam (TWA) Pancuran 13, Kolam Barokah, serta Pancuran 5 yang merupakan aset milik Pemerintah Daerah. Selain merusak kawasan wisata, banjir juga memutus akses warga akibat rusaknya Jembatan Pancuran 13 dan jembatan yang melintasi Air Terjun Jedor, serta beberapa akses terdampak lainnya. Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan banjir terjadi di wilayah yang dilintasi aliran Sungai Gung. Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa. “Banjir ini terjadi di wilayah yang dilintasi aliran Sungai Gung, dan menyebabkan putusnya jembatan akses warga. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada korban jiwa,” tegasnya. AKBP Bayu Prasatyo didampingi Waka Polres menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang telah terjadi selama beberapa hari terakhir hingga Sabtu (24/1/2026), sehingga memicu terjadinya banjir. “Hujan turun sejak beberapa hari lalu. Karena durasinya cukup panjang dan terus menerus, akhirnya menyebabkan banjir yang menerjang sejumlah objek wisata serta jembatan,” ujarnya.***