Portal Pantura, Brebes – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes Cahrudin membuat pernyataan mengejutkan. Partainya akan tetap objektif menilai kinerja Bupati Paramitha, meski berasal dari partai berlambang banteng moncong putih.
Pernyataan tegas itu disampaikan dalam acara bakti sosial dan donor darah. Kegiatan digelar memperingati HUT ke-53 PDIP dan ulang tahun Megawati Soekarnoputri ke-79 di Orange Cafe Paguyangan, Minggu (25/1/2026).
Kinerja di Atas Kepentingan Personal
“Kalau kinerjanya baik, kita dukung. Soal urusan pribadi harus dikesampingkan. Partai harus objektif,” tegas Cahrudin.
Sikap ini terbilang unik di tengah lanskap politik lokal. Biasanya, partai cenderung memberikan dukungan penuh kepada kepala daerah dari internal, terlepas dari kinerjanya.
Cahrudin justru memilih pendekatan berbeda. Ia menegaskan dukungan hanya diberikan berdasarkan capaian kerja, bukan kedekatan politik atau personal.
Bukan Oposisi, Tapi Penyeimbang
Cahrudin menjelaskan posisi partainya secara gamblang. PDI Perjuangan bukan partai oposisi yang selalu menentang pemerintah daerah.
Namun juga bukan pendukung buta yang menutup mata terhadap penyimpangan.
“Partai harus berani mengingatkan pejabat yang menyimpang. Sebaliknya, partai juga wajib mendukung pejabat yang bekerja baik,” jelasnya.
Konsep “partai penyeimbang” ini menempatkan PDI Perjuangan sebagai pengawas kritis. Fungsinya mengawal jalannya pemerintahan agar tetap di jalur yang benar.
Kritik Keras untuk Politik Transaksional
Sikap objektif Cahrudin dinilai menyegarkan. Di tengah maraknya politik transaksional, ia memilih jalan berbeda.
Politik transaksional kerap mewarnai hubungan partai dan pemerintah daerah. Dukungan diberikan dengan imbalan proyek atau jabatan tertentu.

