Angka ini menunjukkan bahwa bawang merah bukan hanya sekadar komoditas tradisional, tetapi ladang bisnis bernilai tinggi
Meski peluang terbuka lebar, petani menyuarakan sejumlah kebutuhan krusial, mulai dari cold storage untuk menjaga harga saat panen raya, ketersediaan pupuk, hingga bibit unggul berkualitas.
Komisi IV menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama kementerian terkait demi memperkuat daya saing bawang merah nasional.
Titiek juga menekankan bahwa potensi bawang merah Indonesia tidak boleh hanya bertumpu pada Brebes. Pengembangan sentra produksi di berbagai daerah dinilai penting meningkatkan volume ekspor sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dengan sinergi antara DPR, Bulog serta pemerintah daerah hingga petani, bawang merah Indonesia berpeluang menjadi komoditas strategis yang akan mampu mengguncang pasar ekspor dunia.***

