Portal Pantura – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tarif listrik PT PLN (Persero) tidak mengalami kenaikan pada triwulan II-2026, yakni periode April hingga Juni 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah parameter ekonomi makro sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaksana Tugas Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menegaskan kebijakan ini dirancang untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap menggunakan listrik secara efisien demi mendukung ketahanan energi nasional.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyambut kebijakan tersebut sebagai sinyal positif di tengah ketidakpastian geopolitik global. Menurutnya, stabilitas tarif memberikan kepastian bagi rumah tangga maupun pelaku usaha sekaligus memperkuat daya saing nasional.
Rincian Tarif Listrik Nonsubsidi
Berikut tarif yang berlaku untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi:
| Golongan | Daya | Tarif (per kWh) |
|---|---|---|
| R-1/TR | 900 VA | Rp1.352 |
| R-1/TR | 1.300–2.200 VA | Rp1.444,70 |
| R-2/TR | 3.500–5.500 VA | Rp1.699,53 |
| R-3/TR | 6.600 VA ke atas | Rp1.699,53 |
| B-2/TR | 6.600 VA–200 kVA | Rp1.444,70 |
| B-3/TM | Di atas 200 kVA | Rp1.114,74 |
| I-3/TM | Di atas 200 kVA | Rp1.114,74 |
| I-4/TT | 30.000 kVA ke atas | Rp996,74 |
| P-1/TR | 6.600 VA–200 kVA | Rp1.699,53 |
| P-2/TM | Di atas 200 kVA | Rp1.522,88 |
| P-3/TR | Penerangan jalan umum | Rp1.699,53 |
| L/TR, TM, TT | Berbagai tegangan | Rp1.644,52 |
Tarif Pelanggan Bersubsidi
Bagi pelanggan bersubsidi, tarif yang berlaku jauh lebih terjangkau. Untuk rumah tangga, golongan R-1/TR daya 450 VA dikenai Rp415 per kWh, sementara daya 900 VA sebesar Rp605 per kWh.
Tarif sosial paling rendah berlaku untuk golongan S-1/TR daya 450 VA, yakni Rp325 per kWh. Sedangkan untuk keperluan industri skala besar, golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA tercatat Rp996,74 per kWh.
Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen, Berlaku 15–28 April 2026
Selain kabar tarif tidak naik, PLN juga meluncurkan program promosi bertajuk “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar” — diskon tambah daya listrik sebesar 50 persen yang berlaku mulai 15 hingga 28 April 2026.
Program ini menyasar pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal antara 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin meningkatkan daya hingga 7.700 VA. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin naik ke 7.700 VA cukup membayar Rp3.100.800 — separuh dari harga normal Rp6.201.600.
Promo ini diluncurkan untuk mendukung tren kerja dari rumah (Work From Home/WFH) seiring kebijakan pemerintah terbaru.
Cara mendapatkan diskon:
- Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile
- Lakukan minimal satu transaksi — pembelian token (prabayar) atau bayar tagihan (pascabayar)
- E-voucher diskon akan muncul di menu “Reward” PLN Mobile atau dikirim ke email terdaftar
- Masukkan kode voucher saat mengajukan penambahan daya di PLN Mobile
Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto memastikan proses pengajuan berlangsung mudah dan cepat sepenuhnya melalui aplikasi. Namun ada syaratnya: pelanggan harus sudah terdaftar sebelum 1 April 2026 dan tidak memiliki tunggakan tagihan.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo ini sebaik mungkin agar daya listrik di rumah mencukupi untuk mendukung aktivitas WFH dan produktivitas sehari-hari,” ujar Adi.
Dengan tarif yang stabil dan ada diskon menarik, April 2026 menjadi momen tepat bagi pelanggan yang selama ini menunda rencana penambahan daya listrik di rumah.***

