Portal Pantura – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali membuat terobosan akademik penting bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Kampus swasta terkemuka ini resmi meluncurkan program studi baru yang fokus mengkaji fenomena kriminalitas secara mendalam.
Pilihan baru tersebut jatuh pada S1 Kriminologi yang berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Kehadiran jurusan ini menjawab tantangan zaman di tengah masifnya dinamika sosial dan kejahatan modern.
Kurikulum yang disiapkan dirancang khusus untuk memadukan ilmu hukum pidana dan sosiologi modern. Tidak hanya itu, unsur teknologi digital serta nilai-nilai Islam turut diintegrasikan ke dalam proses perkuliahan.
Mahasiswa akan diajak menyelami berbagai persoalan kriminalitas yang terus berkembang pesat di tengah masyarakat. Fokus utama pembelajaran juga diarahkan untuk membedah seluk-beluk kejahatan di dunia siber yang semakin kompleks.
Visi dan Misi Strategis
Mengutip informasi resmi dari akun Instagram @admisiumy, program studi ini mengusung visi yang sangat visioner. Target utamanya adalah menjadi pusat keunggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk mengatasi masalah kriminalitas siber.
Pendekatan multidisiplin berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan akademiknya. Visi besar ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berintegritas tinggi.
Sementara itu, misi program studi ini mencakup penyiapan peserta didik agar memiliki kemampuan akademik yang mumpuni. Mahasiswa dipersiapkan menjadi tenaga profesional di bidang siber dan kriminologi yang siap menghadapi tantangan global.
Kampus juga mendorong sivitas akademika untuk aktif mengembangkan ilmu siber dan sosiologi secara berkelanjutan. Kontribusi nyata dalam meningkatkan keamanan masyarakat di dunia maya menjadi salah satu target utama pencapaian misi tersebut.
Materi Perkuliahan Komprehensif
Dalam aktivitas belajar mengajar, mahasiswa akan diperkenalkan dengan berbagai mata kuliah yang sangat relevan dengan kondisi saat ini. Materi yang disajikan dirancang untuk membekali mahasiswa dengan analisis tajam terhadap berbagai bentuk kejahatan.
Beberapa bidang keilmuan yang menjadi inti pembelajaran meliputi teori governance serta kebijakan publik yang aplikatif. Mahasiswa juga akan mendalami teori kriminologi modern dan postmodern guna memahami pola kejahatan dari berbagai sudut pandang filosofis.
Tim Redaksi


