Tiga Korban Meninggal Dunia Termasuk Dua Balita
Duka kian menyelimuti warga saat proses evakuasi berlangsung. Tim gabungan dan masyarakat menemukan dua balita yang merupakan kakak adik dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimpa material reruntuhan saat sedang tertidur lelap.
Tak lama kemudian, petugas kembali menemukan seorang lansia yang juga tertimbun puing-puing dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Total korban jiwa dalam peristiwa naas ini mencapai tiga orang.
BPBD Dikerahkan Bersama Alat Berat
Guna mempercepat pembersihan material reruntuhan tembok yang sangat tebal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes mengerahkan alat berat ke lokasi kejadian.
Tim gabungan terus menyisir area di sekitar lokasi reruntuhan untuk memastikan keselamatan warga dan memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun.
Sekilas tentang Gedung Hogwan
Bangunan tua yang runtuh tersebut dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Gedung Hogwan. Bangunan ini memiliki nilai sejarah panjang di kawasan Bumiayu sejak era penjajahan Belanda.
Dahulu, gedung berukuran besar ini difungsikan sebagai pabrik tapioka. Sebelum peristiwa ambrolnya tembok ini terjadi, area dalam gedung kerap dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai lapangan olahraga bulu tangkis.***

