Portal Pantura, Brebes – Aksi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terpancar dari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 di Kabupaten Brebes. Kali ini, bukan hanya proyek infrastruktur yang menjadi sorotan, melainkan kepedulian seorang prajurit terhadap pendidikan karakter anak-anak desa.
Serka Feri Wida Primawan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 14/Banjarharjo yang bertugas dalam Satuan Tugas TMMD, memanfaatkan waktu luangnya untuk mengajarkan mengaji kepada anak-anak di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Kegiatan ini dilakukannya pada Jumat, 13 Februari 2026, usai menyelesaikan tugas pembangunan fisik.
Dengan tetap mengenakan seragam loreng, prajurit tersebut tampak sabar membimbing puluhan anak usia sekolah dasar membaca huruf hijaiyah. Suasana pembelajaran berlangsung akrab dan penuh kehangatan, menciptakan kedekatan emosional antara personel TNI dan masyarakat sipil.
Yang menarik, Serka Feri tidak hanya fokus pada pembelajaran Al-Quran semata. Ia juga menyampaikan pesan-pesan moral terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Menurut anggota Kodim 0713/Brebes ini, pendidikan karakter harus dibangun secara holistik sejak usia dini.
“Kami hadir di desa tidak cuma untuk membangun jalan atau jembatan. Membentuk karakter generasi muda lewat pendidikan agama juga bagian dari pengabdian kami. Anak-anak perlu paham bahwa mencintai alam sama pentingnya dengan rajin beribadah,” terang Serka Feri saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, generasi muda yang cerdas secara spiritual dan memiliki kesadaran ekologis akan menjadi aset berharga bagi masa depan desa. Harapannya, anak-anak yang dibimbingnya kini akan tumbuh menjadi individu yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
Inisiatif Serka Feri mendapat apresiasi tinggi dari warga Desa Cikuya, khususnya para orang tua. Mereka menilai kehadiran prajurit yang mau meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak belajar mengaji adalah bentuk kepedulian tulus yang jarang ditemui.
“Kami sangat berterima kasih. Bapak-bapak TNI tidak hanya bekerja untuk proyek, tapi juga perhatian sama pendidikan anak-anak kami. Ini contoh nyata TNI dekat dengan rakyat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Program TMMD ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes memang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Berbagai kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, bakti sosial, hingga pendampingan pendidikan turut mewarnai program yang berlangsung selama beberapa pekan ini.
Kegiatan mengaji yang diprakarsai Serka Feri menjadi salah satu bukti bahwa pendekatan humanis dalam program kemiliteran mampu menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Pembangunan tidak hanya diukur dari fisik yang terlihat, tetapi juga dari perubahan pola pikir dan karakter masyarakat, terutama generasi muda.

