Program TNI Manunggal Air juga dinilai sejalan dengan upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui pendekatan teritorial, aparat kewilayahan dapat mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat dan memberikan solusi yang tepat sasaran.
Di tengah tantangan perubahan iklim dan ancaman krisis air di sejumlah daerah, kolaborasi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sumber daya air. Keberadaan infrastruktur air bersih yang memadai diharapkan tidak hanya membantu aktivitas peternakan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan.
Bagi Tasrim dan peternak lainnya di Dukuh Cikuya, aliran air yang kini mengalir ke kandang bukan sekadar fasilitas, melainkan harapan baru untuk keberlanjutan usaha dan kesejahteraan keluarga.***
