Portal Pantura – Hamparan aspal di jalur Pagerbarang–Jatibarang tak sekadar menjadi lintasan kendaraan. Jalan yang dahulu rusak dan penuh keluhan warga itu berubah menjadi ruang sakral.
Di sanalah, Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas.
Bukan tanpa alasan lokasi Pagerbarang – Jatibarang Brebes ini dipilih Biasanya, prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Amangkurat.
Namun kali ini, Bupati Tegal Ischak sengaja memindahkannya ke ruang terbuka tepat di jalan yang pernah menjadi simbol akan persoalan pelayanan publik.
Dulu, jalan antara Pagerbarang–Jatibarang dikenal sebagai jalan memprihatinkan.dan banyak Lubang, genangan, debu menjadi pemandangan sehari-hari, dan sekaligus cermin kekecewaan masyarakat. Keluhan datang silih berganti, menuntut perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah.
Waktu kemudian menjadi saksi perubahan. Melalui komitmen dan kerja keras, jalan itu kini telah berbenah. Aspalnya mulus, akses menjadi lancar, dan denyut aktivitas warga kembali hidup. Manfaatnya tak lagi sekadar janji, melainkan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di hadapan para pejabat dilantik, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dengan tegas menyampaikan pesan sederhana namun sarat makna.
Ia ingin jalan ini menjadi pengingat, bahwa perubahan selalu mungkin dilakukan, Nah syaratnya hanya satu kemauan keberanian, dan kecepatan dalam bertindak.
“Jalan ini sangat saya harapkan menjadi saksi sejarah sekaligus pengingat moral,” tuturnya. Bagi Ischak, sumpah jabatan bukan hanya rangkaian kata, melainkan ikatan moral dan spiritual yang terwujud dalam kerja nyata.
Prosesi pelantikan pun berlangsung dengan khidmat. Di bawah langit terbuka, para pejabat mengucapkan sumpah dan disaksikan oleh jalan yang telah lebih dulu membuktikan arti perubahan.

