“Dulu masih ada warga yang mengandalkan lampu minyak untuk penerangan saat malam hari. Sekarang kondisi desa jauh lebih terang. Anak-anak bisa belajar dengan lebih baik, dan masyarakat juga lebih nyaman beraktivitas,” kata Sekod.
Lebih jauh, ia berharap keberadaan listrik di rumah warga juga dapat membuka peluang baru bagi perkembangan ekonomi masyarakat. Dengan listrik yang tersedia, warga berpotensi mengembangkan berbagai usaha rumahan yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Program TMMD Reguler ke-127 sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain pembangunan infrastruktur, program ini juga menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Di Desa Cikuya, sejumlah sasaran fisik telah berhasil diselesaikan, termasuk pembangunan fasilitas umum dan bantuan instalasi listrik bagi warga kurang mampu.
Rencananya, program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes akan resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian TNI kepada masyarakat di wilayah tersebut.
Meski program telah berakhir, manfaat yang ditinggalkan diharapkan dapat terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup warga Desa Cikuya.***

