Portal Pantura, Brebes – Kodim 0713/Brebes resmi menutup rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 dengan capaian penyelesaian pembangunan mencapai 100 persen. Penutupan program yang telah mengubah wajah Desa Telaga, Kecamatan Bantarkawung, ini berlangsung khidmat dalam sebuah upacara pada Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat resmi dari Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Percepat Pembangunan Desa
Dalam amanat yang dibacakan Dandim, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa program TMMD merupakan bukti nyata sinergi lintas sektoral. Program ini melibatkan kolaborasi erat antara TNI, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK), hingga Pemerintah Daerah setempat.
Kolaborasi tersebut dirancang khusus untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa sekaligus memperkuat aspek pertahanan negara dari lapisan paling bawah.
“Melalui pembangunan yang berfokus di desa, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkecil kesenjangan sosial, dan mewujudkan pembangunan yang benar-benar merata,” ujar Pangdam dalam amanatnya.
Apresiasi Pangdam untuk Capaian 100 Persen
Pangdam Diponegoro secara khusus menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan jajaran Kodam IV/Diponegoro yang mampu merampungkan seluruh sasaran fisik dan non-fisik. Capaian sempurna ini tidak hanya terjadi di Brebes, namun juga menjadi hasil dari pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 secara serentak.
Sebagai pesan penutup, Pangdam berharap masyarakat penerima manfaat dapat menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Rincian Sasaran Fisik dan Non-Fisik yang Telah Rampung
Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, dalam laporannya memastikan bahwa seluruh target program di wilayah Brebes telah tuntas dikerjakan. Berikut rincian capaiannya:
Pembangunan Infrastruktur (Sasaran Fisik)
Fokus utama pembangunan fisik meliputi dua sektor krusial bagi kehidupan warga desa, yakni:
- Perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan desa.
- Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu.
Penguatan Wawasan Masyarakat (Sasaran Non-Fisik)
Selain pembangunan fisik, TNI juga masif memberikan edukasi kepada warga guna membentuk masyarakat yang lebih tangguh. “Sedangkan untuk sasaran non-fisik, kami telah melaksanakan berbagai penyuluhan mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, pencegahan stunting, kesehatan masyarakat (Posyandu, PTM), hingga pembinaan kamtibmas dan bahaya narkoba,” terang Dandim.

